Unit Kesehatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Ukesma UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui kegiatan Bina Desa Sehat (BDS) kedua yang dilaksanakan di Dusun Gowok RW 06, RT 14 dan RT 15, Kelurahan Caturtunggal, Sleman, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Mengusung tema kewaspadaan terhadap penyakit pada musim pancaroba, kegiatan ini menggabungkan edukasi kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis bagi warga. Musim pancaroba ditandai dengan perubahan cuaca dan suhu yang tidak menentu, sehingga tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan, demam berdarah, dan gangguan pencernaan. Kondisi inilah yang mendorong Ukesma UGM untuk menjadikan pemahaman masyarakat terhadap risiko dan pencegahan penyakit pancaroba sebagai fokus utama kegiatan kali ini.
Berita Slider
UKM Mapagama (Mahasiswa Pecinta Alam Gadjah Mada) berhasil menyelesaikan eksplorasi gua di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Tim Siruleang dalam rangkaian kegiatan Gladimadya Caving 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 13 hari, dari 22 Juli hingga 3 Agustus 2026, ini bertujuan mengeksplorasi Leang Pangngi serta mengeksplorasi dan memetakan Gua Bidadari, keduanya terletak di Kawasan Karst Maros–Pangkep, kawasan karst terbesar dan terindah kedua di dunia yang telah dikukuhkan sebagai UNESCO Global Geopark. Tim Siruleang terdiri dari dua peserta, yakni Saida A. Haniya (Farmasi, 2025) dan Muhammad Rafa R. (Teknik, 2025), dengan Bagus Dwiputra W. (Ekonomika dan Bisnis, 2023) sebagai pendamping, serta Ilyas Omar O. (Filsafat, 2024) dan Saphira Dhiyaa A. (Geografi, 2022) sebagai anggota tim tambahan.
AIESEC in UGM kembali menyelenggarakan Global Village Summer Peak 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, pada Sabtu, 25 Juli 2026. Mengusung tema “Celestial Mosaic: A Universe of Cultures”, festival budaya internasasional ini mengajak ratusan peserta untuk menjelajahi keberagaman budaya dari berbagai negara sekaligus memperkuat nilai toleransi antarbangsa. Acara dibuka dengan Roll Dance, dilanjutkan Exchange Participant Parade yang menampilkan peserta internasional mengenakan pakaian tradisional negara mereka, kemudian sambutan dan pengenalan program Global Village serta Global Volunteer. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian lokal Niskala Dwipantara oleh BSO Sasoebah UGM sebelum peserta mengunjungi tujuh booth internasional yang menghadirkan budaya dari berbagai negara melalui makanan khas, pakaian tradisional, permainan, bahasa, hingga cerita tentang kehidupan di negara asal masing-masing. Para peserta juga mengenakan batik sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Indonesia sekaligus memperkenalkannya kepada peserta internasional.
AIESEC in UGM mewujudkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan pesisir melalui puncak kegiatan pertama proyek Aquatica, berupa aksi penanaman pohon bakau di Pantai Baros, Yogyakarta, pada 21 Juli 2026. Aquatica merupakan salah satu proyek AIESEC in UGM di bawah divisi Incoming Global Volunteer (IGV) yang berfokus pada upaya konservasi kelautan, sejalan dengan Sustainable Development Goals nomor 14, Life Below Water, yang ditetapkan PBB sejak 2015. Proyek ini diikuti oleh Exchange Participants dari delapan negara serta para Local Volunteer, menjadikannya ruang kolaborasi lintas budaya yang sekaligus menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan. Melalui Aquatica, AIESEC in UGM menegaskan perannya dalam mendorong kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir Indonesia.