Kontingen Pencak Silat Universitas Gadjah Mada meraih hasil membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) DIY 2026 yang diselenggarakan pada 18–20 Oktober 2026. Bersaing dengan 16 universitas di Daerah Istimewa Yogyakarta, UGM berhasil meraih total 8 medali yang terdiri dari 1 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu dari berbagai kelas tanding maupun seni, serta menempati posisi ke-5 dalam perolehan medali keseluruhan. Pencapaian ini diraih di tengah kesibukan Ujian Tengah Semester (UTS) yang juga harus dijalani para atlet secara bersamaan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi para atlet dan staf pelatih dalam mempersiapkan diri menuju hari pertandingan, termasuk kemampuan membagi waktu antara latihan, menjaga kondisi fisik, dan kewajiban akademik.
Kegiatan Organisasi Mahasiswa
Atlet UKM Atletik Universitas Gadjah Mada, Sultan Devendra P.S., berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih dua medali dalam ajang MUBLOC Orienteering World Ranking Event 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Budi Luhur pada 17–18 Oktober 2026. Sultan, mahasiswa Program Studi Pembangunan Wilayah angkatan 2026, berhasil meraih medali emas pada nomor M20 Sprint Distance dan medali perunggu pada nomor M20 Middle Distance, keduanya di tingkat internasional. Capaian ini menjadikan Sultan sebagai salah satu atlet orienteering muda UGM yang berhasil bersaing dan berprestasi di level internasional pada usia studi yang masih sangat dini. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa UKM Atletik UGM terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai cabang olahraga, termasuk orienteering.
UKM Catur Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih Juara 1 Kategori Beregu Mahasiswa dalam Turnamen Catur Unnes Cup 2 yang diselenggarakan oleh UKM Catur Universitas Negeri Semarang. Turnamen bertaraf nasional ini berlangsung selama dua hari, pada 10–11 Oktober 2026, bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah. Kategori beregu diikuti oleh 16 tim dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia, sementara kategori open turnamen diikuti oleh 111 peserta dari berbagai wilayah. UKM Catur UGM menurunkan dua tim sekaligus dan berhasil menempatkan keduanya di papan peringkat akhir.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah sekaligus kontingen paling dominan dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) BAPOMI Daerah Istimewa Yogyakarta cabang olahraga bridge yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026. POMDA merupakan ajang kompetisi olahraga mahasiswa di tingkat daerah yang menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan, prestasi, dan sportivitas mahasiswa antarperguruan tinggi. Kompetisi ini diikuti oleh 36 peserta dari 4 perguruan tinggi negeri di DIY, yaitu UGM, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN), yang terbagi dalam 7 regu dan 16 pasangan. Pertandingan meliputi nomor pasangan, beregu, dan butler dengan kategori pasangan putra, pasangan putri, pasangan campuran, dan beregu, dan didukung oleh panitia, wasit, serta asisten wasit.