UKM Judo Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali meraih prestasi membanggakan dalam International Judo Championship – Tiang Bendera Open 2026 yang berlangsung di Yogyakarta pada Minggu, 14 Juni 2026. Kompetisi ini merupakan ajang tingkat internasional yang melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, bertujuan mengembangkan minat dan bakat olahraga judo di kalangan mahasiswa dan pemuda sekaligus menjadi sarana untuk mengukur kesiapan atlet sebelum melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi. Kategori pertandingan dibagi berdasarkan usia dan kelas berat badan untuk memastikan kompetisi yang adil dan kompetitif bagi seluruh peserta. Dalam ajang ini, kontingen UKM Judo UGM berhasil membawa pulang total empat medali, terdiri dari satu medali perak dan tiga medali perunggu.
Universitas Gadjah Mada mencatat prestasi gemilang dalam Pertandingan Kejuaraan Judo Sleman 2026 yang berlangsung di Sleman, Yogyakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026. Atlet Judo UGM berhasil meraih total 12 medali dengan komposisi 3 medali perak dan 9 medali perunggu. Prestasi ini menunjukkan kualitas dan konsistensi pembinaan caban olahraga judo di lingkungan universitas. Hasil yang diperoleh merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi para atlet dalam mengikuti kompetisi.
Sembilan atlet Judo UGM berhasil meraih medali dalam kategori dan peringkat yang berbeda:
Dua tim delegasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang National Excellence Competition (NEC) Chapter 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram. Kompetisi esai nasional bergengsi ini mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai universitas di Indonesia untuk bersaing dalam delapan sub bidang perlombaan. Dari delapan sub bidang tersebut, kedua tim UGM berhasil melangkah hingga babak final dan mengukir prestasi yang menempatkan nama UGM di antara universitas-universitas terbaik yang hadir. Tim BioMaggot-ColorSense dari Fakultas Teknologi Pertanian meraih Juara Umum 2nd Place Winner, Gold Medal Final, Best Idea, serta Best Team Final, sementara tim Circular Stage System (CSS) dari Fakultas Ilmu Budaya berhasil meraih Gold Medal sebagai finalis.
Di tengah meningkatnya ancaman abrasi dan perubahan iklim di pesisir selatan Yogyakarta, ratusan mahasiswa, pelajar, komunitas, dan masyarakat turun langsung menanam 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Jangkaran, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu, 24 Mei 2026. Kegiatan bertajuk “Plant Today, Protect Tomorrow” ini digelar oleh Universitas Gadjah Mada melalui Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP) sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap krisis lingkungan dan kerusakan ekosistem pesisir yang semakin mengkhawatirkan. Sekitar 250 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa sarjana dan pascasarjana, pelajar SMA, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum, turut ambil bagian dalam aksi kolektif ini. Penanaman mangrove dipilih sebagai bentuk intervensi ekologis yang konkret, mengingat kemampuan tanaman ini dalam menyerap karbon biru sekaligus menjadi benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim.