Atlet Taekwondo Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih dua medali perak dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026. Kejuaraan yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium, Tangerang Selatan, Banten, ini diikuti oleh 2.098 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri atas atlet dari masyarakat umum maupun atlet dari lingkungan Polri. Sebagai salah satu kejuaraan Taekwondo paling bergengsi di Indonesia, Kapolri Cup menjadi ajang pembinaan prestasi sekaligus wadah mempererat sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebangsaan melalui olahraga. Kedua medali perak tersebut diraih oleh Yuki Shafa Maheswari, mahasiswi Program Studi Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM angkatan 2024, yang tampil konsisten menghadapi persaingan ketat atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia.
Capaian ini menjadi bukti komitmen UKM Taekwondo UGM dalam mencetak atlet yang tidak hanya kompetitif secara teknis, tetapi juga mampu bersaing di level nasional. Program latihan yang terstruktur dan pendampingan yang berkelanjutan menjadi fondasi yang memungkinkan para atlet UGM untuk tampil optimal di berbagai kompetisi bergengsi. Lebih dari sekadar meraih medali, keberhasilan ini mencerminkan proses pembinaan jangka panjang yang dijalankan secara konsisten oleh UKM Taekwondo UGM, mulai dari pengembangan teknik dasar hingga kesiapan mental bertanding di panggung nasional. Hasilnya tercermin dalam kemampuan atlet-atlet UGM untuk bersaing secara kompetitif bahkan di kejuaraan yang diikuti oleh ribuan atlet dari seluruh penjuru Indonesia.
Ketua UKM Taekwondo UGM, menyampaikan harapannya agar pencapaian ini menjadi bagian dari perjalanan panjang UKM dalam mencetak atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional. Beliau menekankan pentingnya konsistensi UKM sebagai wadah yang benar-benar memfasilitasi pengembangan potensi atletik mahasiswa, bukan hanya sebagai organisasi formal, tetapi sebagai ekosistem yang menumbuhkan semangat bertanding dan kepercayaan diri atlet secara nyata. “Harapan saya UKM ini tetap konsisten menjadi wadah untuk memfasilitasi atlet-atlet yang ingin berprestasi di nasional,” ucap Yaseer.
Prestasi yang diraih UKM Taekwondo UGM di ajang Kapolri Cup ke-7 ini menunjukkan bahwa mahasiswa UGM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat nasional melalui jalur olahraga. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota UKM Taekwondo UGM untuk terus berlatih dengan tekun dan meningkatkan kualitas penampilan di kompetisi-kompetisi mendatang. Dengan dukungan program pembinaan yang terus berkembang, UKM Taekwondo UGM berkomitmen untuk terus menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada di berbagai kompetisi nasional maupun internasional ke depannya.