Tim “Selokan Mataram” dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional dengan meraih Juara 2 dalam Geothermal Case Study Competition pada rangkaian Petroleum Integrated Days (PETROLIDA) 2026. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers Institut Teknologi Sepuluh Nopember (SPE ITS SC) dan berlangsung pada 8–10 Mei 2026 di Surabaya, mempertemukan tim-tim inovatif dari berbagai institusi pendidikan terkemuka untuk memecahkan tantangan nyata di industri panas bumi global. Tim Selokan Mataram beranggotakan Lailum Lutvi Sahrudin dan Jihan Fathin Salsabila dari Teknik Geologi, serta Abdi Yuridan Arsya dan Muhammad Nabil Hafiz dari Teknik Mesin, semuanya dari angkatan 2023 dan 2024, di bawah bimbingan Dr. Ir. Kartika Palupi Savitri, S.T., M.Sc. Keberhasilan ini semakin memperkuat tradisi juara tim dalam berbagai kompetisi internasional di bawah tema strategis “Optimizing Geothermal Technology for Clean Energy”.
Kegiatan Organisasi Mahasiswa
Mini Concert #18 “Setapak Cakrawala: Meniti Lara Menuju Asmara” telah sukses diselenggarakan pada 30 Mei 2026 di Park van Militaire Sociëteit, Taman Budaya Yogyakarta. Konser ini merupakan hasil karya dan kolaborasi anggota Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO) batch #18, yang menghadirkan pertunjukan musikal dengan balutan narasi perjalanan emosional tentang cinta.
Mengusung tema “Setapak Cakrawala: Meniti Lara Menuju Asmara”, konser ini menggambarkan proses perjalanan perasaan manusia yang tidak selalu berjalan mulus. Dimulai dari fase kekecewaan dan kehilangan, perjalanan tersebut berlanjut menuju penerimaan, keikhlasan, dan proses berdamai, hingga akhirnya mengarah pada harapan akan cinta yang lebih utuh, layaknya cakrawala yang menjadi batas pandang, namun tetap menjanjikan keberlanjutan di baliknya. Tema percintaan dipilih karena sifatnya yang universal dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini diharapkan mampu membuat audiens lebih mudah terhubung dengan setiap karya yang dibawakan. Seluruh setlist dalam konser ini menggunakan lagu-lagu Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap industri musik dalam negeri sekaligus upaya menghadirkan pertunjukan yang dapat dinikmati oleh berbagai generasi.
UKM Karate Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang nasional dengan membawa pulang sepuluh medali dari Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII 2026. Kejuaraan karate terbuka nasional ini diselenggarakan oleh UKM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dilaksanakan pada 1–2 Mei 2026 di Gedung Prof. Amin Abdullah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 74 kontingen yang berasal dari Sabang hingga Merauke, menjadikannya salah satu kejuaraan karate nasional terbesar yang pernah digelar di Yogyakarta. Kontingen UGM tampil dominan sepanjang kompetisi dan berhasil meraih delapan medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.
Kontingen UKM Karate Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional dengan berhasil membawa pulang sembilan medali dari ajang 15th Silent Knight International Open Karate Cup 2026. Kejuaraan karate terbuka internasional ini diselenggarakan pada 17 hingga 19 April 2026 di Titiwangsa Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, dan diikuti oleh 60 kontingen dari lima negara di kawasan Asia. Penyelenggaraan kejuaraan bergengsi ini berada di bawah naungan Persatuan Karate Hayashi-ha Kuala Lumpur bekerja sama dengan Persatuan Karate Malaysia (MAKAF). Kehadiran kontingen UGM dalam ajang internasional ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UGM mampu bersaing di tingkat global dalam cabang olahraga bela diri.