Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan PRAKARSA (Program Kepemimpinan Organisasi Kemahasiswaan) UGM 2026 pada Sabtu–Minggu, 16–17 Mei 2026, bertempat di Wisdom Park dan Auditorium Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Program ini merupakan transformasi dari Sekolah Kepemimpinan Ormawa yang sebelumnya telah berjalan, dan dirancang sebagai pembekalan komprehensif bagi para pengurus organisasi kemahasiswaan periode kepengurusan 2026. Sebanyak 228 mahasiswa yang merupakan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara dari 76 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Komunitas Mahasiswa di tingkat universitas turut berpartisipasi dalam program ini. PRAKARSA 2026 diselenggarakan oleh Subdit Organisasi, Fasilitas, dan Kesejahteraan Mahasiswa, Ditmawa UGM, sebagai bagian dari agenda strategis transformasi organisasi kemahasiswaan yang ditetapkan pada tahun 2026.
Hari pertama program, Sabtu 16 Mei 2026, diisi dengan kegiatan outbound di Wisdom Park yang dirancang sebagai sarana pengembangan karakter sekaligus penguatan kapasitas kolektif para pengurus organisasi. Melalui berbagai aktivitas yang difasilitasi oleh narasumber dan fasilitator berpengalaman, peserta diajak untuk mengimplementasikan nilai-nilai kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, serta penguatan karakter yang positif. Kegiatan outbound ini juga menjadi momen penyamaan visi antar pengurus ormawa dari berbagai latar belakang, mendorong lahirnya sinergi dan kepemimpinan kolektif yang lebih solid. Sesi refleksi dan penarikan kesimpulan di penghujung kegiatan outbound memperkuat internalisasi nilai-nilai yang telah dipelajari, sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikannya dalam kehidupan berorganisasi.
Hari kedua, Minggu 17 Mei 2026, diisi dengan empat sesi materi yang disampaikan oleh narasumber ahli dari berbagai bidang. Sesi pertama menghadirkan Yuliana Tasno, CEO PSIM Yogyakarta, yang membawakan materi Manajemen Event dan Fundraising, termasuk strategi sponsorship untuk mendukung keberlanjutan program organisasi. Sesi kedua membahas tata kelola fasilitas dan dana bantuan yang disampaikan oleh Tim OFKM, mencakup manajemen keuangan ormawa, pengelolaan program kerja, serta layanan dan pendampingan Ditmawa kepada organisasi mahasiswa. Sesi ketiga diisi oleh Eko Sugiarto Putro, CEO Pandangan Jogja, yang memaparkan strategi pemberitaan, publikasi, dan branding organisasi yang selaras dengan nilai-nilai SDGs, termasuk pengelolaan media sosial dan penulisan artikel kegiatan. Sesi terakhir menampilkan narasumber dari Ditmawa yang membahas administrasi organisasi kemahasiswaan, persuratan, tata naskah dinas, serta layanan teknologi informasi dan sistem informasi yang tersedia bagi mahasiswa.
PRAKARSA 2026 hadir sebagai respons atas tantangan yang masih ditemukan di kalangan mahasiswa, di mana sebagian besar cenderung lebih berorientasi pada prestasi akademik dan belum sepenuhnya mengembangkan kompetensi sosial, psikologis, serta kepemimpinan yang diperlukan untuk menghadapi dunia profesional. Program ini juga selaras dengan rencana strategis universitas di bidang kemahasiswaan tahun 2022–2027 dan semangat tahun 2026 sebagai tahun transformasi paradigma organisasi kemahasiswaan UGM. Melalui kombinasi kegiatan outbound yang membangun karakter dan sesi materi yang memperkuat kapasitas teknis organisasi, PRAKARSA 2026 bertujuan menghasilkan pengurus ormawa yang tidak hanya mampu mengelola organisasi secara profesional, tetapi juga memiliki visi yang jelas, jiwa kepemimpinan yang kuat, dan kemampuan untuk menghadirkan dampak positif yang terukur.
Dengan melibatkan 76 organisasi kemahasiswaan tingkat universitas, mulai dari UKM olahraga, seni, penalaran, kerohanian, hingga berbagai komunitas inovatif, PRAKARSA 2026 menjadi forum pembekalan yang paling representatif dan inklusif dalam sejarah program kepemimpinan ormawa di UGM. Keberagaman latar belakang peserta menjadi kekuatan tersendiri, membuka ruang pertukaran pengalaman dan perspektif yang memperkaya setiap sesi diskusi. Diharapkan, melalui program ini, seluruh pengurus ormawa dapat kembali ke organisasi masing-masing dengan bekal yang lebih matang, semangat yang lebih solid, dan strategi yang lebih terukur untuk menggerakkan organisasi mereka menuju dampak yang lebih besar bagi kehidupan kampus dan masyarakat luas.
Penulis : Naja Ganiswara Ramadhani
Penyunting : Ahmad Yuana Putra
