Ditmawa UGM

DELEGASI UGM DOMINASI STUDENT RESEARCH POSTER COMPETITION MASYARAKAT GEOLOGI EKONOMI INDONESIA DI BANDUNG

Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi luar biasa pada kompetisi Student Research Poster Competition (SRPC) yang diadakan dalam rangka ulang tahun Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia yang ke-8 di Bandung, 5-6 Oktober 2016. Tidak tanggung-tanggung, dalam acara ini, tiga peserta dari UGM menyabet juara I, II, dan III dari total sembilan belas peserta lomba.

Muhammad Fikri Aulia Rahman, juara I, mengatakan bahwa hal ini sangat luar biasa dan di luar dugaan. Hal tersebut mengingat seleksi abstrak yang sangat ketat. “Saya nggak nyangka bisa juara, karena saingannya berat banget, apalagi ini pengalaman pertama bikin abstrak dan langsung lolos dan langsung juara. Target awal sebenarnya sampai di Bandung juga udah seneng banget. Alhamdulillah kalau karya saya bisa diapresiasi setinggi ini”.

Dari sembilan belas peserta lomba dari seluruh universitas di Indonesia seperti Universitas Padjadjaran, Universitas Trisakti, Universitas Cendrawasih, Universitas Sriwijaya, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, Sekolah Tinggi Tambang Nasional, Institut Teknologi Bandung, Universitas Jenderal Soedirman, dan UPN Veteran Yogyakarta, tiga delegasi UGM, yakni Muhammad Fikri Aulia Rahman (T. Geologi 2012), Dian Yessy Fatimah (T. Geologi 2011), dan Renaldi Suhendra (T. Geologi 2012) berhasil menjadi yang terbaik.

Renaldi Suhendra, juara III, menuturkan bahwa suatu kebanggan yang luar biasa membawa nama baik UGM di kompetisi tingkat nasional ini. “Alhamdulillah kami senang sekali, baik secara pribadi, maupun kolektif karena kita bawa nama baik kampus di tingkat nasional dan internasional. Ini juga membuat kami semakin yakin kalau sebenarnya UGM sangat mampu bersaing dalam bidang riset dan penelitian”.

Mereka berharap bahwa hasil karya penelitian mereka dapat berguna bagi dunia eksplorasi geologi ekonomi kedepannya. “Kami harap dari penelitian ini ada sesuatu yang bisa menjadi kontribusi bagi dunia pertambangan Indonesia, karena menurut kami, ilmu pengetahuan yang baik merupakan ilmu yang bermanfaat langsung bagi masyarakat luas, bangsa dan negara, maupun perusahaan itu sendiri”, ujar Yessy. AH

Dokumentasi 1


Dokumentasi 2

Dokumentasi 3